Tentang Syukur

Barangkali syukur ini adalah bentuk cinta yang lain & kita menyadarinya setelah perpisahan telah berdamai dengan diri kita. Semenjak tikam yang tajam di hari kekalahan itu, hari kesalahan dari sepasang yang belum belajar mengerti & paham dengan perasaan. Bahwa segalanya tidak selalu berjalan sesuai keinginan, pasti ada konflik lahir dari sekian obrolan dari banyaknya topik, pasti ada satu dua sandungan dari beberapa perjalanan, akan papasan peristiwa yang mungkin tidak ingin dilihat & sejumput bumbu dari cuaca pembentuk amarah yang tidak kita inginkan. 


Barangkali jika aku mengingat-ingat. Ada banyak suka-duka diproduksi dari percintaan kita. Banyak rasa gelisah dari kabarmu yang dulu kutunggu, rasa cemburu seorang lelaki, rasa rindu yang harus ditunda karena pekerjaan pun menuntutku untuk menyelesaikannya. Syukur pernah bertemu cinta denganmu. Dengan semua luka yang kamu berikan aku bisa lebih berpikir & lebih hati-hati melihat perempuan. Bahwasanya jika aku harus menerima perempuan, maka harus kuterima dengan sayat-sayat atau bekas luka dari masa lalunya. Karena semua orang punya kenangan & kan kupeluk dirinya mungkin lebih istimewa dari kupeluk dirimu. Pun dengan hati-hati akan kupilih perempuan yang memeluk masa lalu & masa depanku, memeluk luka & sukaku. 


Tidak egois, akupun memberikanmu luka tidak sedikit. Semoga kaupun banyak belajar dari cinta yang aku berikan. Walaupun tidak ada effort seperti Qais kepada Layla, aku tidak lebih dari kisah nyata tidak menandingi novel sastra klasik yang terkenal itu atau sesetia romeo & juliet. Semoga kau banyak belajar & aku berharap ada seseorang yang lebih bisa membahagiakanmu. 


a.fad Patappa 

2023

Komentar

Populer